Fahmi Basam Tampil Perkasa di Superpole JRC 2026 Seri 1, Alfi Bayangi di Posisi Dua
BenzerRacingNews-Atmosfer panas langsung terasa di kelas bergengsi Expert BBK 2T 130cc TU Underbone pada ajang Java Race Championship (JRC) 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mijen. Sesi Superpole menghadirkan duel sengit antar pembalap papan atas, di mana Fahmi Basam dari tim Yamaha LFN HP969 tampil sebagai yang tercepat.
Sejak awal lomba yang menempuh 10 lap, persaingan di barisan depan berlangsung ketat. Fahmi Basam harus berhadapan dengan tekanan dari Husni Zainul Fuadzy (Alfi Husni) serta Akbar Abud. Ketiganya silih berganti menjaga ritme dan mencoba mencari celah untuk mengambil alih posisi terdepan.
Balapan berlangsung dengan gap waktu yang sangat rapat. Namun, pengalaman dan kontrol balap yang matang membuat Fahmi Basam mampu menjaga konsistensi hingga akhir lomba. Tanpa harus mengambil risiko berlebihan, ia tetap presisi di setiap tikungan dan akhirnya memastikan diri sebagai pemenang.
Usai lomba, Fahmi Basam menegaskan bahwa kunci keberhasilannya terletak pada konsistensi dan fokus sepanjang balapan. Ia memilih bermain aman namun efektif, terutama dalam menghadapi karakter teknis Sirkuit Mijen.
Hasil ini menjadi bekal penting bagi Basam jelang balapan utama. Dengan selisih waktu hanya 0,943 detik dari Alfi Husni, persaingan di race berikutnya dipastikan akan semakin ketat dan penuh tensi.
BenzerRacingNews-Atmosfer panas langsung terasa di kelas bergengsi Expert BBK 2T 130cc TU Underbone pada ajang Java Race Championship (JRC) 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mijen. Sesi Superpole menghadirkan duel sengit antar pembalap papan atas, di mana Fahmi Basam dari tim Yamaha LFN HP969 tampil sebagai yang tercepat.
Sejak awal lomba yang menempuh 10 lap, persaingan di barisan depan berlangsung ketat. Fahmi Basam harus berhadapan dengan tekanan dari Husni Zainul Fuadzy (Alfi Husni) serta Akbar Abud. Ketiganya silih berganti menjaga ritme dan mencoba mencari celah untuk mengambil alih posisi terdepan.
Balapan berlangsung dengan gap waktu yang sangat rapat. Namun, pengalaman dan kontrol balap yang matang membuat Fahmi Basam mampu menjaga konsistensi hingga akhir lomba. Tanpa harus mengambil risiko berlebihan, ia tetap presisi di setiap tikungan dan akhirnya memastikan diri sebagai pemenang.
Usai lomba, Fahmi Basam menegaskan bahwa kunci keberhasilannya terletak pada konsistensi dan fokus sepanjang balapan. Ia memilih bermain aman namun efektif, terutama dalam menghadapi karakter teknis Sirkuit Mijen.
Hasil ini menjadi bekal penting bagi Basam jelang balapan utama. Dengan selisih waktu hanya 0,943 detik dari Alfi Husni, persaingan di race berikutnya dipastikan akan semakin ketat dan penuh tensi.
Comments (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *